Biaya Umroh Plus

Info Biaya Umroh

Goes To Shanghai

Jam 04.00 Morning Call, ½ 5 Koper2 sudah ditaruh di depan kamar, ½ 6 sarapan… Pesan Tiur, tour guide kami.. di malam hari. Esoknya.....
Setelah Checkout dari Hotel di Beijing
 
Wuaaaahm…. jam ½ 6 pagi dengan masiih terkantuk-kantuk, aku, Mbak Ina dan Mbak Pulin keluar kamar hotel untuk check out. Saat memberikan kunci kamar ke reception, tiba-tiba kami dituduh mengambil bantal kamar. Whaaattt??? Aku, Mbak Ina dan Mbak Pulin yang tadinya masih 5 watt jadi 100 watt matanya. Sembarangan, ngapain juga kita ngambil bantal kamar, mending juga ngambil Tivi LCD hotel hehehe… Untungnya pas pertama kali masuk kamar hotel, aku langsung foto2 setiap sudut kamar jadinya tinggal diliatin aja fotonya ke reception. Foto ini jadi alibi bahwa dari awal kami masuk, bantal abu2 yang dimaksud memang tidak ada di kamar kami.
Ternyata di China, pengecekan kamar setelah check out ketat sekali. Walaupun hotel yang kami tempati sudah berkelas bintang 5, tetap saja tidak boleh keluar hotel sebelum pengecekan kamar selesai.
Berkat foto-foto kamar yang kami perlihatkan, reception nya pun minta maaf dan koper-koper kami tidak jadi dibongkar. Kami pun boleh keluar hotel dan naik bus ke bandara Beijing lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Shanghai. Hhhh… aya-aya wae…

DAY I
Goes to Shanghai.
Beijing-Shanghai (08.30 – 10.30)
Ketika sampai di Bandara Int'l Shanghai.
 
Ke Shanghai menggunakan penerbangan domestic Shanghai Airlines.
Di China penerbangan domestiknya menggunakan air bus juga lho… Saat dikasih breakfast di pesawat, I have no idea ini makanan apa. Selain rasanya nggak match sama lidahku, juga bingung nyampur makanannya gimana hehe… dasar ndeso. Belum lagi saat gigit rotinya eh, isinya daging… Mulai curiga mode on lagi deh daging apa yaaa…. Ya sudah akhirnya minum aer saja.

Sampai di Shanghai,kami langsung di jemput oleh Tour Guide Shanghai, Chandra. Sama seperti di Beijing, dari Bandara juga kami langsung mulai jalan-jalannya. Ok deh, Lets start our journey in Shanghai.

Downtown Shanghai
Wow…. di Shanghai kerasa sekali Metropolitannya dibanding Beijing. Gedung-Gedung pencakar langit yang modern sangat padat menghiasi kota ini. Semuanya tertata rapih, indah dan bersih. Mungkin mengikuti Feng-Shui semua penataannya kali yah...
Pingin ke Expo...
 
Sama seperti Beijing, di setiap sudut jalan juga penuh dengan taman kota dengan bunga warni warninya yang cantik dan dimana-mana juga terdapat icon expo shanghai 2010. Yup, Expo nya memang sedang berlangsung. Aku dan temen-temen sebenarnya pengen banget ngliat Expo ini. Sayang sekali tidak masuk dalam agenda jalan-jalan kami. Kata Chandra ,Kalau masuk Expo antriannya puanjang bangeet bisa seharian disana, sementara tempat yang akan kami kunjungi sangat banyak, takutnya nanti malah tidak kesampaian. Ok lah kalau begitu.

Kunjungan pertama kami di Shanghai yaitu... Restoran…!! hehehe..
Hmmm... makanannya enak-enak nih
 
Hmmm.. makanan di shanghai lebih testy di banding Beijing. Cocok banget sama lidah orang Indonesia yang senang sama bumbu masakan mmm yummy…. So, kali ini agak brutal pas liat makanan hehe.. Entah karena nggak sarapan di pesawat atau emang doyan, walhasil group meja makan AGIT berhasil menyapu bersih semua makanan di Meja. Tapi Jangan salah ,selama di Beijing meja makan kita yang paling banyak nyisain makanan kok.. Tapi di Shanghai bener-bener cucok sama makanannya, jadinya persaingan merebut makanan di meja bundar pun lebih keras, sekeras kehidupan di Shanghai caelah… hehe.

Masjid di Shanghai
 
Setelah kenyang, nyari mesjid dulu untuk sholat dzuhur. Sampailah kami di Masjid Xiao Tao Yuan.
Tidak seperti di Beijing, masyarakat Shanghai lebih bisa berbahasa inggris dengan baik, jadinya senang bgt bisa ngobrol dengan masyarakat china muslim Shanghai yang sangat ramah di Mesjid ini . Bangunan mesjidnya pun sudah ada kubahnya, hanya saja tempat sembahyang untuk wanitanya teteup di gedung yang berbeda dan agak jauh dari tempat cowok seperti di Beijing.

Next, sudah kenyang dan sudah sholat... Soo....Let's Go Shopping!!

Shopping @Chenghuangmiao

Let's Go Shopping @Chenghuangmiao
 
Shanghai memang surganya Shopping. Tidak terkecuali di Chenghuangmiao juga ramai sekali orang-orang yang shopping. Sebelumnya kami sudah di briefing dulu sama Chandra(Tour Guide Shanghai) bahwa kalo belanja di Chenghuangmiao ke arah yang sebelah kiri saja,lebih murah harganya di banding yang sebelah kanan. Ok, deh.. Let’s go… to the left.. to the left.
Ternyata harga barang di Shanghai lebih mahal sedikit dibanding Beijing. Untuk T-Shirt yang di Beijing bisa dapet seharga 15 Yuan, di Shanghai harganya 16-20 yuan. Tapi belanja di Shanghai lebih enak karena tawar menawar barang sama penjualnya tidak perlu sampai tarik urat seperti di Beijing hehe. Pedagangnya lebih calm… . Jadi waktu untuk belanja pun nggak butuh waktu lama , langsung deal !!

The Bund / Shanghai Tan
@The Bund, depan TV Tower
 
Setelah puas belanja2, kami pun jalan-jalan ke The Bund. Kawasan ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling Top di Shanghai. The Bund merupakan salah satu kawasan tertua di Shanghai yang terletak di tepi Sungai Huangpu. Di sini terdapat pelabuhan terbesar dan tertua di Shanghai. Konon, jaman dulu kawasan ini merupakan tempat gangster-gangster ngumpul.
Tepi jalan Zhingshan
 
Sejak abad ke-18, Wilayah The Bund dikembangkan oleh Para penguasa asing yang "menguasai" Shanghai seperti Inggris, Prancis, juga Rusia yang membangun The Bund menjadi pusat perkantoran, bank, dan kantor berita. Karena itulah corak arsitektur gedung-gedung di sini beraneka ragam: dari gaya gothic, baroque, renaisassancen hingga gaya sangat modern berjejer di tepi Jalan Zhingshan, yang panjangnya sekitar satu kilometer.
Menikmati Indahnya TV Tower di tepi sungai Huangpu
 
It so cool man.. Dari tempat aku berdiri saja, aku bisa ngeliat “The Oriental TV tower” yang merupakan tower TV tertinggi di Tiongkok dan tertinggi ke tiga di dunia yang berada di seberang sungai Huangpu, kemudian di sebelah kiriku terlihat gedung2 yang sangat modern gaya Amrik,
@The Bund, another side
 
sedangkan di sebelah kanan bentuk gedung-gedung nya lebih artistic dan eksotik seperti gedung-gedung di Eropa. Malah ada jam besar seperti Bigben di London. Hmmm... tidak heran kalau tempat ini sangat ramai dikunjungi wisatawan asing maupun lokal. Terlebih lg ada Expo, jadi sepertinya wisatawan yang mengikuti Expo juga pada berkunjung ke tempat ini untuk menikmati keindahan kawasan ini yg sangat memukau..


Nanjing Road
Dari The bund, kami ke pusat perbelanjaan nanjing road.
Million Of people @Nanjing Road
 
Tapi berhubung belanjaan rombongan kami sudah seabreg-abreg dari Beijing dan Chenghuangmiao, jadi sudah tidak ada lg barang yang perlu di beli di Nanjing Road. Akhirnya kami hanya melewati saja Nanjing Road yang sedang tumpah ruah dikeruminin million of people yang sedang berburu belanjaan… Gilaaa… rameeee banget. Dari sini, kami pun langsung menuju Restoran lagi untuk makan malam, asyiiiiik! :)

ERA Shanghai Circus World
Ayooo...jalan...masuk ke ERA Show
 
Habis makan malam, kami pun siap-siap menyaksikan ERA Show.
Kata Tiur (Tour Guide), ERA Show lebih keren dari Kungfu Show di Beijing. Ah, jadi penasaran… C’mon Lets go inside…
Alhamdulillah aku dapet tempat duduk paling depan, jadi nggak akan tidur insyaallah :).
Sama seperti nonton kungfu show di red theatre Beijing, nonton ERA Show juga tidak boleh ada kamera, handy camp dan alat recorded lainnya. Pas Show nya mulai.. Waaaowww…. Tak henti-hentinya semua penonton berdecak kagum dan tepuk tangan. Luar biasa…. ERA Show menampilkan akrobatik tradisional china yang dipadu dengan teknologi modern. Sangat kreatif mereka meramunya menjadi suatu penampilan yang membuat penonton terbuai dan kadang-kadang memacu adrenalin. Wooow...Semua penonton termasuk aku tak henti-hentinya berteriak kagum selama mereka perform acrobat yang dipadu dengan ballerina dan juga amazed dengan permainan multimedia, technology, lighting, sound effects yang berelaborasi dengan costume dan original live music yang ditampilkan, sangat memukau... Belum lagi drama nya bisa membawa emosi jiwa penonton… dan akrobatnya bikin jantung dag dig dug der…. waaah bener2 two tumbs up buat Show nya. Keren abis!!… Highly recommend deh nonton ERA Show kalo temen-temen ke Shanghai. Never miss it!

Check in Hotel.
Selesai nonton ERA Show ternyata sudah larut malam. Kami pun ke hotel, istirahat setelah seharian jalan-jalan dan belanja. Pas masuk hotel di Shanghai aku langsung mengambil foto di setiap sudut kamar lagi, buata evident kalau kena Suudzon mengambil barang hotel seperti pengalaman di Beijing kemarin :). Setelah packing semua oleh-oleh di kamar hotel, rebahan di kasur bentar eh..langsung molor…tidur nyenyaak… :).

DAY II

Shanghai Maglev Train
Jam 07.00 pagi rombongan kami Check out dari Howard Johnson Hotel Shanghai. Siap2 ke Bandara Shanghai untuk kembali ke Jakarta. Tetapi ke Bandaranya kali ini tidak menggunakan Bus, tapi menggunakan Maglev Train, yang katanya merupakan kereta yang super duper cepat di dunia.
Lagi nunggu keretanya dateng, foto2 dulu

Maglev train ini sangat canggih, menggunakan teknologin superconducting magnetic levitation (maglev train) yang membuat keretanya melayang setinggi beberapa sentimeter di atas rel nya.
Ini dia keretanya
 
Jadi kereta ini terbang, sama sekali tidak bersentuhan dengan rel nya dan dengan kekuatan magnet bisa meluncur dengan kecepatan sangat tinggi mencapai 300km/hour. Wow.... Semua rombongan pun sudah tidak sabar ingin menaiki kereta tercepat di dunia ini.

Inside Maglev Train
 
Setelah beli tiket kereta, scan barang bawaan seperti di bandara, kami pun masuk ke jalur kereta untuk menungu keretanya. Tidak lama menunggu, kereta nya pun datang. Ketika kereta jalan, rasanya biasa saja tidak goyang-goyang seperti kereta di Indonesia… hehe padahal keretanya sedang melaju luar biasa cepatnya Wuss..Wusss….
Sedang dalam kecepatan 301km/hour
 
Hanya kurang lebih 6-7 menit duduk di kereta, eh sudah sampai aja di bandara… Cepet sekaleee… Padahal jarak tempuh ke Bandara kurang lebih 30 km. Gila cepet bangeeet, sampai nggak berasa naik keretanya… perasaan baru duduk, eh sudah berdiri lagi untuk turun… Turunnya langsung di gedung keberangkatan Bandara lagi. Enak bener orang Shanghai nggak akan telat kena macet nih kalo ke ke Bandara naik ini.

@Bandara Shanghai
In Departure Building... mau Checkin balik ke Jkt
 
Dalam gedung departurenya kok sekilas mirip Bandara Makassar yah.. hehe, cuman lebih gede ajah :). Bersyukur rombongan kami dengan barang2 yang sangat banyak bisa lancar prosesnya di bandara, mulai dari ngelewatin Migration Check point sampai ke ruang tunggu. Deket ruang tunggu ternyata ada banyak toko2 yang menjual barang-barang untuk oleh-oleh juga. Jadinya yang belum puas membeli oleh-oleh buat teman dan sanak saudara, bisa mampir lagi berburu oleh-oleh sambil menunggu boarding. Satu hal yang aku sesalkan, ketika ingin beli boneka kungfu panda eee… udah ada panggilan boarding. Nggak jadi beli deh Hiks2. Semoga bisa ke sini lagi dan beli boneka pandanya next time …
Well, selanjutnya naek ke dalam pesawat Garuda dan siap balik ke Indonesia… Ok, deh…Bye-Bye China…. Begitu banyak pelajaran dan pengaruh positif yang bisa dipetik dari liburan ku ke china kali ini. Belajar dari kerja keras dan solidnya kerjasama orang2 china dan juga daya kreatif mereka yang luar biasa, i-phone 3Gs saja bisa di duplicate sama mereka hehe… Bener-bener nggak ada matinya negeri ini. Wish I will come back here again…

China episode, Out!!