Biaya Umroh Plus

Info Biaya Umroh

DAJJAL DAN FITNAH

Teman-teman yang terhormat, kalau kita perhatikan hadis-hadis yang berbicara tentang Fitnah Dajjal, seperti Hadis-hadis riwayat Abu Darda, Abu Umamah, Nuwwas, ad-Daani, dll. Kebanyakan menawarkan Surat al-Kahfi sebagai bacaan doa yang dapat menyelamatkan kita dari Fitnah yang ditawarkan Dajjal. Barangkali, kita sepakat bahwasanya setiap doa atau bacaan yang direkomendasikan Quran atau Hadis pada setiap konteks itu mempunyai relasi kuat dengan konteks tersebut. Marilah kita perhatikan surat al-Kahfi.
Surat ke 18, tergolong surat makkiyah, terdiri dari 110 ayat. Di dalam surat al-Kahfi ada 4 macam fitnah :

1. Fitnah Agama. Yaitu cobaan yang menimpa anak-anak muda yang berpegang teguh pada agamanya sehingga mereka dikejar Raja Dikyanus dan dedengkotnya. Lalu bersembunyi di gua selama 309 tahun komariyah. Mengenai Fitnah Agama, jalan keluarnya yaitu ayat penutup cerita tersebut; 28-29.
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas 28. Dan Katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek 29.

2. Fitnah Harta. Yaitu cerita dua orang pria yang salah satunya diberikan kekayaan berupa dua kebun anggur yang dialiri sungai pada celah-celahnya serta dikelilingi pohon kurma lalu ada ladang diantara keduanya. Harta itu membuatnya sombong sehingga ia mengejek kawannya. Lalu membuatnya lupa dengan hari kebangkitan dan perhitungan. Mengenai Fitnah Harta, jalan keluarnya adalah penutup cerita tersebut 45-46. Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, Maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu 45. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan 46.

3. Fitnah Ilmu. Yaitu anggapan Nabi Musa bahwa dirinyalah orang yang paling pintar saat itu dan tidak ada yang melebihinya sehingga ia harus menemui Nabi Khidir.. dst…. Selain perasaan paling hebat, Nabi Musa kurang sabar ketika belajar pada Nabi Khidir. Merasa paling pintar dan ketidak sabaran inilah Fitnah dari Ilmu.
Mengenai Fitnah Ilmu, jalan keluarnya adalah Janji Nabi Musa ditengah cerita 69. Musa berkata: "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun".

4. Fitnah Jabatan. Yaitu besarnya tanggung jawab dalam mengatur rakyat sehingga karena besarnya tersebut membuat Dzulqarnain seorang raja yang adil berjalan dari timur ke barat untuk berdakwah dan cross check rakyatnya. Dst… Jabatan pada dasarnya amanah yang dipikulkan, jangan dikira sebagai alat untuk mencari ketenaran atau kekayaan.

Mengenai Fitnah Jabatan, tentang jalan keluarnya diinformasikan ayat penutup surat " Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? 103. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya 104".

Melihat konteks surah sebagai bacaan pelindung dari fitnah Dajjal, saya yakin Fitnah mahluk itu diduga kuat tidak akan jauh dari keempat poin diatas. Daripada kita sibuk berfikir siapa dan bagaimana itu Dajjal, -smentara informasi yang digali dari teks hadis hanya sebatas isyarat, terkait dengan kondisinya sebagai hal ghaibiyyaat- hanya akan mengaburkan kondisi kita yang barangkali sudah terjerembab pada titik-titik fitnahnya di zaman ini, lebih baik kita bersiap-siap menghadapi dan menanggulangi fitnah tersebut yang mungkin saja sudah menjadi kegiatan. Wallahu 'alam