Biaya Umroh Plus

Info Biaya Umroh

FLU BABI

28 April 2009. Babi. Pernah lihat babi? Makanan jadi berlabel haram karena mengandung babi. Ada tebakan jenaka: Binatang apa yang paling haram?? Jawabannya adalah "Babi hamil", karena sudah babi, mengandung babi lagi!

Bicara tentang babi, marilah kita mulai dari berita di stasiun TV al-Jazirah yang menceritakan tentang wabah virus Flu Babi yang menggoncangkan dunia. Di Cina sudah ada 8 orang yang terkena virus flu babi. Indonesia memasang alat pendeteksi suhu di bandara dan pelabuhan dalam rangka mewaspadai wabah ini. Flu babi sampai detik ini belum ditemukan penangkalnya. Kita doakan semoga segera ditemukan obat penangkalnya.

Babi adalah binatang kotor. Memakan segala sesuatu yang kotor; kotorannya sendiri sampai kotoran manusia. Secara psikis babi memiliki tabiat yang malas, takut matahari, kerjaanya makan dan tidur, tamak, serta membosankan. Berikut ini data yang didapatkan dari internet tentang sumber penyakit yang dikandung tubuh babi :

Cacing Taenia Sollum
Akrabnya cacing pita. Berupa larva bergelembung pada daging babi atau berbentuk butiran-butiran telur pada usus babi. Jika ada yang memakan daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka cacing ini tidak mati dan masuk ke perut dan panjangnya bisa mencapai lebih dari 3 meter. Cacing ini akan melekat pada dinding usus dengan cara menempelkan kepalanya lalu menyerap unsur-unsur makanan. Lalu ia ke peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak, hati, saraf tulang belakang, dan paru-paru.

Cacing Trichinia Spiralis
Tinggal di otot dan daging manusia. menyekat di antara paru-paru dan jantung. Cacing ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan menyebabkan gerakan lambat pada otot. Keberadaannya yang terlalu lama akan mempersempit pernafasan, yang bisa berakhir dengan kematian. Bisa jadi cacing jenis ini tidak akan membuat seseorang meninggal dalam waktu singkat. Namun patut diketahui bahwa cacing-cacing kecil yang berkembang di tubuh seseorang akan menetap di sana hingga orang itu meninggal dunia.

Cacing Schistosoma Japonicus
Babi adalah satu-satunya binatang yang mengandung cacing ini. Cacing ini dapat menyerang manusia apabila mereka menyentuh atau mencuci tangan dengan air yang mengandung larva cacing yang berasal dari kotoran babi. Cacing ini dapat menyelinap ke dalam darah, paru-paru, dan hati. Berkembang dengan sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai lebih dari 20.000 telur, serta dapat membakar kulit, lambung dan hati. Terkadang juga menyerang bagian otak dan saraf tulang belakang yang berakibat pada kelumpuhan dan kematian.

Fasciolepsis Buski
Parasit ini hidup di usus halus babi dalam waktu yang lama. Ketika terjadi percampuran antara usus dan tinja, parasit ini akan berada dalam bentuk tertentu yang bersifat cair yang bisa memindahkan penyakit pada manusia. Kebanyakan jenis parasit ini terdapat di daerah Cina dan Asia Timur. Parasit ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, diare, dan pembengkakan di sekujur tubuh.

Cacing Ascaris
Panjangnya sekitar 25 cm. Cacing ini bisa menyebabkan radang paru-paru, radang tenggorokan dan penyumbatan lambung. Jika sudah masuk ke dalam tubuh, ia tidak dapat dibasmi kecuali dengan cara operasi.

Calornorchis Sinensis
Menyelinap di dalam air empedu pada hati babi, yang merupakan sumber utama penularan penyakit pada manusia. Ia bisa menyebabkan pembengkakan hati dan penyakit kuning yang disertai dengan diare, tubuh menjadi kurus dan berakhir dengan kematian.

Cacing Paragonimus
Cacing ini hidup di paru-paru babi. Ia menyebabkan radang paru-paru dan pendarahan paru-paru kronis, akibatnya penderita akan merasa sakit, ludah berwarna cokelat seperti karat.

Swine Erysipelas
Adalah parasit yang terdapat pada kulit babi. Menyebabkan radang kulit yang memperlihatkan titik-titik merah dan suhu tubuh tinggi.

Tuhan kita yang sangat mengerti settingan tubuh kita berfirman "Sesunggguhnya Dia hanya haramkan bagi kalian bangkai, darah, daging babi dan binatang yang disembelih atas nama selain Allah.." (QS 1:173). Tuhan kita yang ingin kita sehat berfirman dalam ayat lain: "Katakanlah hai Muhammad: " Dari apa yang diwahyukan kepadaku, aku tidak mendapati makanan yang diharamkan bagi yang ingin memakannya, kecuali makanan itu berupa bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -karena sesungguhnya semua itu kotor- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah". (QS 6:145).

Allah tahu batas kemampuan tubuh kita dalam mencerna makanan. Dia tau bagaimana tubuh kita bertahan. Apa yang baik bagi tubuh dan apa yang tidak. Ia desain tubuh kita sedemikian baiknya. Ia tahu betul dimana kelemahan kita sebagai ciptaanNya. Allah SWT berusaha untuk melindungi diri kita. Sudahkah kita menyadari hal ini??