Biaya Umroh Plus

Info Biaya Umroh

Menikah dengan WN Prancis di Indonesia : Persyaratan

marriage.com

Halo, teman-teman. Sekarang, aku membuka jasa konsultasi via voice call wa/line untuk memudahkan teman-teman yang malas / ga hobi / ga ada waktu untuk membaca. Aku akan membantu menjelaskan tahap-tahap yang teman-teman butuhkan melalui voice call, sedetail mungkin sesuai pengalamanku yang selama ini aku share di blog. Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung follow dan dm ke instagram : @laviedelika. Sampai ketemu! 😉]

Menikah dengan WNA tidak ribet! 😁 Yup. You read it right. Memang tidak seribet yang dibayangkan kok. Seperti yang di quote2 pinterest : "The body achieves what the mind believes." Dalam hal ini, akan lebih mudah utk kita ngejalanin-nya kalo kita me-reset pikiran sendiri. 

So tanpa banyak basa-basi, langsung saja ke pokoknya ya.
Pertama, tentukan dulu kalian ingin melangsungkan pernikahan dimana. 
Untuk menikah di Indonesia dengan WNA, maka dibutuhkan SURAT IZIN MENIKAH (SIM) dari Kedutaan calon suami. Untuk WN Prancis, SIM ini disebut CCAM atau Certificat de Capacité à Mariage yang di dapatkan dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia. 

CCAM
Persyaratan untuk mendapat CCAM ini adalah sebagai berikut:
  1. Isi formulir yang bisa di download di website kedutaan (bisa di download disini)
  2. Bukti tempat tinggal calon suami = (pilih salah satu aja) bukti sewa apartemen / bukti pembayaran apartemen / bukti pembayaran listrik 
  3. Id Card :
    • Fotocopy Carte Nationale d'Identite / Id Card WN Prancis
    • KTP untuk kita WNI
    • Fotocopy Paspor kita & calon suami
  4. Akte lahir :
    • COPIE INTEGRALE Acte de Naissance / Akte lahir calon suami ASLI yang bisa didapat di kantor mairie tempat kelahiran suami. Berlaku 3 bulan sebelum submit dokumen ke kedutaan.*
    • Akte lahir kita yang sudah diperbarui = bilingual ASLI 
  5. Surat Keterangan Belum Menikah (SKBM) untuk kita**
  6. Surat N1, N2 & N4**
* : Untuk mendapatkan copie integrale acte de naissance (kutipan akte lahir) bisa secara online di website mairie atau langsung datang ke mairie tempat kelahiran calon suami. Aku sarankan langsung datang, karena copie integrale ini bisa kita dapatkan langsung saat itu juga ditempat. Kalo lewat online bisa menunggu sampai 1 bulan! Oh ya, akte kelahiran mereka ada batas waktunya yaitu hanya 3 bulan. Dan Kedutaan meminta copie integrale acte de naissance yang masih berlaku 3 bulan sebelum dokumen di submit ke kedutaan (jadi bukan 3 bulan sebelum hari-H menikah). Dan karena Kedutaan meminta akte yang asli, maka akte tersebut harus dikirim langsung dari Prancis.
Acte de Naissance

** : Untuk SKBM & Surat N1, N2, dan N4 didapatkan dari Kelurahan. Syarat-syaratnya akan di bahas dibawah.

Oh iya, tidak ada dokumen yang perlu diterjemahkan kedalam bahasa Prancis ya karena pihak Kedutaan tidak memerlukannya. 

Proses pembuatan CCAM ini berkisar 2 bulan dan akan dikeluarkan dalam 2 bahasa yaitu bahasa Prancis dan bahasa Indonesia. 
Setelah dokumen sudah lengkap, yang harus kita lakukan adalah membuat janji temu dengan kadutaan. Membuat janji temu bisa disini lalu klik di "état-civil".
Untuk kamu yang tidak berdomisili di Jakarta, kamu bisa mengirimkan dokumennya ke kedutaan dengan memberitahukan pihak Kedutaan lewat email terlebih dahulu.

UPDATE!! Jadi aku memasukkan dokumen CCAM hari Senin tanggal 2 April 2018 dan langsung di Kedutaan Besar Prancis. CCAM sudah jadi dan bisa diambil sejak tanggal 23 Mei 2018. 

Nah, setelah kita tau syarat-syarat CCAM, kita bisa mulai melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan yaitu SKBM dan Surat N1, N2 & N4. Surat-surat ini didapat di kelurahan. Namun kita harus membawa surat pengantar yang didapat dari RT dan RW setempat terlebih dahulu sesuai KTP kita.

Persyaratan untuk membuat SKBM dan Surat N1-N4 :
  1. Surat Pengantar / Surat Keterangan pembuatan Keterangan belum menikah dari ketua RT yang kemudian ditandatangani oleh ketua RT dan Ketua RW.
  2. Bawa ke Kelurahan dengan dokumen sbb :
    • Fotocopy KTP Pemohon
    • Fotocopy KK
    • Fotocopy KTP Ayah & Ibu pemohon
    • Surat pengantar asli & fotocopy
    • Fotocopy Id Card calon suami WNA
    • Fotocopy paspor calon suami WNA
    • Siapkan materai 6000
Proses pembuatan SKBM dan Surat N1-N4 ini hanya memakan waktu kurang lebih 3 jam alias langsung jadi. Tapi tetap tergantung dari kelurahan masing-masing ya hhehe :)
SKBM
N1, N2, N4

Karena kami akan menikah secara kristen protestan maka untuk persyaratan gereja dan catatan sipil sendiri, tergantung dari masing-masing gereja. Biasanya gereja bisa sekaligus membantu untuk menguruskan catatan sipilnya. Dan dari gerejaku sendiri, karena bisa langsung menguruskan catatan sipil, maka pihak gereja meminta seluruh dokumen harus sudah masuk ke gereja 4 bulan sebelum hari-H menikah.

Berikut Persyaratan umum untuk gereja dan catatan sipil :
  1. Mengisi formulir dari gereja :
    • Formulir permohonan untuk gereja + ttd
    • Formulir persetujuan orang tua cpwp + ttd + materai
  2. Surat keterangan belum menikah (SKBM) Asli + fotocopy
  3. Surat Izin Menikah WNA dari Kedutaan = CCAM untuk WN Prancis
  4. Fotocopy Id card WNA + Paspor
  5. Fotocopy KTP + KK
  6. Fotocopy akte lahir Calon Pengantin Wanita dan Pria (CPWP) : Akte lahir CPP diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
  7. Fotocopy akte baptisan selam CPWP
  8. Pas Foto Gandeng 4x6 latar belakang merah, cpw disebelah kiri, cpp disebelah kanan → 8 lembar.
Foto Gandeng

Jadi, waktu yang pas untuk mempersiapkan seluruh dokumen pernikahan adalah kurang lebih 7-8 bulan. Berikut kira2 bagan yang pernah aku buat untuk memudahkan dalam mempersiapkan waktu.

Alur Pengurusan Dokumen Sebelum Menikah

Kami sendiri berencana akan menikah bulan Oktober 2018. Untuk lebih lengkapnya, berikut akan aku jabarkan rentang waktu untuk mempersiapkan keseluruhan dokumennya:
  1. Sekitar awal bulan Maret (tanggal 8) → mengurus SKBM & N1-N4 di RT, RW, dan Kelurahan sesuai dengan domisili di KTP → langsung jadi alias 1 hari selesai.
  2. Akhir bulan Maret (sekitar tanggal 22) → tunanganku mengurus acte de naissance nya (akte lahir) langsung di Mairie sesuai tempat kelahirannya → langsung jadi → tanggal 24 acte de naissance asli dikirim ke Indonesia menggunakan D*L Express 2 hari → tanggal 27 dokumen tiba dengan selamat di Jakarta, Indonesia → dokumen lengkap → email Ibu Cempaka bahwa dokumen sudah siap → buat rdv / janji temu dengan kedutaan → dapat rdv tanggal 2 april 2018.
  3. Awal bulan April (tanggal 2) → menyerahkan seluruh berkas permohonan CCAM kepada Ibu Cempaka di Kedutaan sesuai dengan janji temu → Menunggu ± 52 hari
  4. 23 Mei 2018 → dapat email dari Ibu Cempaka bahwa CCAM atau Surat Izin Menikah sudah jadi dan dapat diambil langsung di Kedutaan jika salah satu pasangan ada di Jakarta (jika keduanya sedang tidak berada di Jakarta, maka CCAM akan di kirim melalui email) → langsung buat rdv / appointment dengan kedutaan → dapat jadwal rdv utk keesokan harinya.
  5. 24 Mei 2018 → mengambil CCAM di kedutaan → langsung memasukkan berkas ke gereja (sesuai dengan permintaan gereja yaitu H-4 bulan).
Kira-kira, begitulah pengalamanku mempersiapkan dokumen dan administrasi pernikahan kami yang akan dilangsungkan di Indonesia. Mohon doa restunya juga ya, kiranya seluruh persiapan kami dapat dilancarkan dan berjalan sesuai rencana. Amin. Aku harap dapat membantu teman2 lain yang juga sedang mempersiapkan pernikahannya dengan WNA (khususnya WN Prancis) di Indonesia. Kalo masih ada yang belum jelas, monggo boleh di komen, I will get back to you as soon as I can :)

Kalo teman-teman sudah menikah di Indonesia dan akan melanjutkan proses pelaporan pernikahan di Kedubes Prancis di Jakarta, silahkan membaca disini.

Donc, bon courage et bonne chance! 😇
💢Instagram : @laviedelika